5 Penyebab Mechanical Seal Bocor dan Cara Mengatasinya di Lapangan

mechanical seal

Kebocoran pada pompa adalah masalah paling sering yang dihadapi tim maintenance. Dari sekian banyak titik kebocoran, 90% berasal dari mechanical seal.

Mechanical seal yang bocor bukan hanya membuat area kerja becek dan licin, tapi juga bisa menyebabkan kehilangan produk, kerusakan bearing motor, hingga pabrik harus shutdown mendadak.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Mechanical Seal, Piping, dan Online Leak Sealing, PT. Tri Unggul Teknik sering menemukan kasus yang sama berulang. Berikut 5 penyebab paling umum mechanical seal bocor dan solusi praktisnya.

1. Pemasangan Tidak Presisi (Installation Error) Ini penyebab nomor 1 di Indonesia.

Mechanical seal terdiri dari dua sisi yang sangat halus: rotary face dan stationary face. Jarak celah antar face hanya sepersekian mikron. Jika pemasangan miring sedikit saja, shaft sleeve tidak bersih, atau pengencangan baut tidak rata, maka face akan retak halus dan bocor dalam hitungan jam.

Ciri-cirinya: Bocor langsung setelah pompa di-start setelah ganti seal baru.

Solusinya:

  • Pastikan shaft / shaft sleeve tidak baret dan sudah dibersihkan dari kerak.
  • Gunakan alat ukur dial indicator untuk memastikan shaft tidak bengkok / run-out lebih dari 0.05mm.
  • Jangan pernah memukul seal face dengan palu. Ikuti manual torque dari pabrikan.
  • Jika tim internal belum berpengalaman, gunakan jasa instalasi profesional.

2. Material Seal Face Tidak Sesuai dengan Fluida

Banyak yang asal pakai Carbon vs Ceramic karena paling murah. Padahal jika fluidanya mengandung pasir, lumpur, atau bahan kimia korosif, kombinasi itu akan aus dalam 1-2 minggu.

Ciri-cirinya: Permukaan seal face terlihat tergores dalam dan kasar.

Solusinya:

  • Untuk air bersih / cooling water: Carbon vs Ceramic sudah cukup.
  • Untuk fluida abrasif (slurry, limbah, air sungai): Wajib pakai Silicon Carbide vs Silicon Carbide (SiC vs SiC).
  • Untuk fluida kimia / suhu tinggi: Gunakan Silicon Carbide vs Tungsten Carbide dengan O-ring Viton / Kalrez.
  • Konsultasikan MSDS fluida kamu sebelum membeli seal.

3. Pompa Mengalami Dry Running

Mechanical seal butuh pelumasan dari fluida itu sendiri. Jika pompa jalan tanpa cairan (dry running) bahkan hanya 30 detik, suhu di antara seal face bisa naik hingga 200°C dan membuat O-ring dan carbon retak.

Ciri-cirinya: Seal face gosong, O-ring keras dan getas, ada bekas terbakar.

Solusinya:

  • Pastikan pompa selalu terisi penuh (priming) sebelum start.
  • Pasang level switch atau flow switch untuk auto-cut off jika tangki kosong.
  • Jika risiko dry running tinggi, pertimbangkan menggunakan seal dengan sistem Quench atau Double Seal.

4. Getaran Berlebih dan Misalignment

Pompa yang fondasinya tidak kaku, kopling tidak center, atau bearing sudah oblak akan menghasilkan getaran. Getaran ini membuat kontak antar seal face tidak stabil dan terbuka-tutup, sehingga fluida lolos.

Ciri-cirinya: Kebocoran putus-putus, kadang bocor kadang tidak, disertai suara pompa kasar.

Solusinya:

  • Lakukan laser alignment pada kopling motor-pompa minimal 6 bulan sekali.
  • Cek vibrasi pompa secara rutin.
  • Ganti bearing motor / pompa jika sudah aus sebelum merusak mechanical seal yang baru.

5. O-Ring / Secondary Seal Sudah Getas Karena Suhu dan Usia

Seal face-nya masih bagus, tapi O-ring sebagai penyegel sekunder sudah keras karena usia pakai atau tidak tahan suhu. Ini sering terjadi di aplikasi hot oil, boiler feed pump, atau chiller.

Ciri-cirinya: Bocor dari belakang seal, bukan dari face-nya.

Solusinya:

  • Jangan hanya ganti face, ganti 1 set mechanical seal.
  • Pilih material O-ring yang tepat: EPDM untuk air panas, Viton untuk oil dan suhu hingga 200°C, dan PTFE Encapsulated untuk kimia keras.
  • Catat jam operasi. Umur ideal mechanical seal industri adalah 1-2 tahun tergantung jam operasi. Jangan tunggu sampai bocor parah.

Kapan Harus Ganti dan Kapan Bisa Diperbaiki?

Jika kebocoran masih berupa rembesan (1-2 tetes per menit), masih bisa ditangani dengan penyesuaian. Namun jika sudah mengucur deras, shaft sleeve baret dalam, atau face pecah, jangan dipaksa. Memaksa pompa jalan dengan seal bocor akan merusak shaft yang harganya 10x lebih mahal dari seal itu sendiri.

Untuk kasus kebocoran pipa atau valve yang tidak bisa di-shutdown, tim kami menyediakan layanan Online Leak Sealing (OLS) untuk menutup kebocoran tanpa menghentikan produksi.

Butuh Bantuan Cek Mechanical Seal Bocor di Lapangan?

PT. Tri Unggul Teknik tidak hanya jual mechanical seal, kami memberikan technical solution.

Kami melayani:

  • Supply & Fabrication Mechanical Seal Custom semua tipe pompa (John Crane, Burgmann, dll)
  • Jasa Instalasi & Troubleshooting di lokasi
  • Jasa Fabrikasi Spare Part saat part original indent lama
  • Online Leak Sealing (OLS) untuk pipa, valve, dan flange bocor

Jangan biarkan kebocoran kecil menjadi shutdown besar. Hubungi engineer kami untuk konsultasi gratis dan inspeksi di lokasi.

Hubungi Kami Sekarang:

Picture of Muhammad Dayan

Muhammad Dayan

Leave a Replay

Sign up for our Newsletter